Langsung ke konten utama

Instropeksi Ramadhan ku


Ada perasaan gembira karena Ramadhan akan datang, tapi ada juga perasaan sedih di hati ..., selama ini nilai-nilai Ramadhan belum tertanam didalam diri, Ramadhan kemarin sepertinya aku gagal, gimana tidak disebut gagal ramadhanku..., aku merasakan ruhiyahku anjlok, tilawahku berantakan, qiyamulailku yang dulu rajin setelah ba'da ramadhan kini hanya sepekan sekali terkadang dalam sepekan aku tidak qiyamulail.
Aku malu sekali di hadapan Allah, selama ini bayak sekali Allah mengabulkan apa yang aku pinta, tapi aku seakan-akan tidak berterimakasih kepada-Nya. Aku malu sekali ..., seakan-akan aku telah melakukan dosa yang sangat besar, aku takut ... jika ajalku datang aku belum sempat bertobat.
"Ya ... Allah maafkan hamba, selama ini hamba telah menjauh dari-Mu ..."
"Ya ... Rabbana selama ini hamba terlena akan sibuknya dunia, sehingga rasa hampa menggayuti hati ini, hamba malu pada-Mu, seakan-akan hamba tidak pernah bersyukur terhadap apa-apa nikmat yang telah Kau beri selama ini."

"Allahummabariklana fi Rajab wa Sya'ban wa balighna Ramadhan"
Ya ... Allah, jadikan lisan ini selalu berzikir mengingat-mu baik dikala lapang maupun dikala sempit, Amiin ... Allahumma Amiin Ya ... Allah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Renungan Tahun Baru Islam 1430 H

Satu Muharam adalah tahun barunya umat Islam, dimana pada malam tahun baru itu kita dapat merenungkan atau instropeksi diri flasback kebelakang tentang apa-apa yang telah kita lakukan selama setahun, sebulan, seminggu, atau dalam satu hari. Jika kita melihat fenomena sekarang, satu Muharam di identikkan dengan malam satu suro, di malam itu banyak hawa-hawa klenik. Dan jika kita bandingkan antara tahun baru Islam dengan tahun baru Masehi, maka banyak orang yang lebih memeriahkan tahun baru masehi, berbagai acara di gelar, bakar ayam, petasan disana-sini menghiasi langit dengan berbagai macam aneka warna-warni. Padahal seharusnya yang lebih harus dimeriahkan adalah tahun baru Islam yang notabene kita mengaku sebagai Muslim, sudah seharusnya kita lebih meramaikan tahun barunya umat Islam dengan berbagai acara. Jika umat islam mengetahui sejarah asal-usul adanya tahun baru islam, sudah pasti akan mengalahkan tahun baru Masehi dan lebih memeriahkan tahun baru Islam atau satu Muharam. Sejar...